Register Tempat Usaha (free)
Register Tempat Usaha (free)
Sign in
Register Barang (free)
View Asosiasi



VoLTE, VoWiFi, ViLTE - 24 Okt 2020

VoLTE (Voice over Long Term Evolution)
Teknologi ini merupakan teknologi komunikasi suara, sama halnya seperti kita menelpon biasa. Baik ke sesama operator, ataupun ke operator yang berbeda yang telah mendukung teknologi ini.

Teknologi ini membuat komunikasi yang dilakukan oleh antar pengguna smartphone, dilakukan di jaringan 4G/LTE.

Kalau Anda perhatikan, saat Anda menelpon orang lain dari hape Anda, oprator akan menggeser sinyal hape Anda dari 4G ke 3G atau bahkan dulu diturunkan ke 2G. Alasannya untuk efisiensi, agar jalur 4G tetap optimal digunakan untuk komunikasi data, umumnya terkait Internet.

Dengan VoLTE, saat Anda menelpon ke nomor rekan Anda (tentunya yang perangkat dan operatornya juga sudah menyediakan layanan VoLTE, dan sinyal 4G di kedua area tersebut bagus), maka komunikasi suara Anda (voice) akan tetap dilangsungkan di frekuensi 4G/LTE.

Hasilnya? Suara akan terasa lebih jernih dibandingkan dengan komunikasi suara yang dilakukan di jalur 3G apalagi 2G. Selain itu, panggilan juga akan lebih cepat tersambung, alias jeda saat Anda menekan tombol Call sampai nada dering di smartphone lawan bicara Anda berbunyi, menjadi lebih cepat.

Meskipun hape Anda sudah mendukung untuk komunikasi data di jalur 4G. Tetapi tidak cukup. Untuk bisa voice lewat 4G ini, smartphone Anda harus punya modem yang mendukung  VoLTE. Smartphone rilis terbaru, apalagi yang diperkuat chipset mainstream ke atas, umumnya sudah mendukung VoLTE.

VoWiFi (Voice over Wireless Fidelity)
Mirip dengan VoLTE. Bedanya, teleponan bisa dilakukan lewat jaringan WiFi, bukan lewat jaringan internet operator selular. Penyedia jasa WiFi-nya pun bebas. Bisa ISP biasa ataupun operator selular tadi.

Sama seperti VoLTE, fungsi VoWiFi juga mewajibkan smartphone yang digunakan mendukung teknologi tersebut. Khususnya pada modem yang digunakan. Kalau sudah mendukung, dan smartphone yang menjadi lawan bicara juga sudah mendukung, tentunya komunikasi VoWiFi bisa dilakukan.


Smartphone yang mendukung fungsi VoLTE ataupun VoWiFi ataupun ViLTE, mampu melakukannya secara native. Maksudnya, kita tidak perlu lagi menginstalasikan aplikasi WhatsApp, Facebook Messenger, Skype, Zoom atau apapun untuk dapat melakukan komunikasi voice ataupun video call tadi.

Bahkan aplikasi yang disediakan oleh operator untuk keperluan VoLTE, sebenarnya bukan untuk komunikasi VoLTE sesungguhnya. Aplikasi ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi messaging yang kini sudah mendukung voice dan video di atas.

Karena komunikasi yang dilakukan itu berlangsung di jalur data, ada kompresi yang dilakukan oleh aplikasi-aplikasi tersebut. Sehingga, suara ataupun komunikasi video yang berlangsung, menjadi tidak se-sempurna dibandingkan dengan komunikasi yang dilangsung secara nyata, di jalur 4G/LTE non data.


ViLTE (Video over Long Term Evolution)
Dua teknologi di atas adalah untuk voice communication, ViLTE  ini untuk video. Gambarannya sih sama seperti video call menggunakan WhatsApp, Skype dan kawan-kawannya itu. Akan tetapi bedanya, kalau smartphone Anda dan lawan bicara Anda sudah memiliki fitur ini, maka tidak ada aplikasi apapun yang perlu diinstalasikan. Cukup dial langsung lalu pilih call, maka Anda sudah bisa melakukannya.

Sama seperti VoLTE, komunikasi video yang dilakuan menggunakan teknologi ViLTE sanggup menawarkan kualitas video yang tinggi karena menggunakan jaringan yang berbeda dengan jaringan data. Sama seperti VoLTE dan VoWiFi, komunikasi ViLTE dilakukan lewat jaringan IP Multimedia Subsystem (IMS).


Sederhananya mungkin seperti pada diagram di atas. Dua perangkat yang mendukung VoLTE saat akan berkomunikasi akan tersambung lewat jaringan IMS dan hanya "numpang lewat". Akan tetapi, kalau perangkat biasa ingin melakukan video call, ataupun voice call berbasis internet, jalurnya menjadi lebih kompleks.

Tetap ia akan menggunakan jalur 4G (LTE). Nah berhubung menggunakan software tambahan, smartphone akan mengirim dan menerima data lewat jalur 4G/LTE, lalu berputar-putar di dalam IMS, kembali ke jalur 4G/LTE di perangkat di sisi lain, baru sampai ke lawan bicara.


Sumber :