Register Tempat Usaha (free)
Register Tempat Usaha (free)
Sign in
Register Barang (free)
View Asosiasi

PENDAFTAR USAHA TERBARU


Mengurangi Sampah Elektronik yang Berbahaya bagi Lingkungan - 09 Nov 2020


Sampah elektronik (yang juga dikenal sebagai e-waste) adalah peralatan listrik atau elektronik yang dibuang. Pembuangan dan pemrosesan limbah yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan manusia yang merugikan.

Saat ini, jumlah ponsel telah mencapai jumlah yang lebih banyak daripada jumlah orang di seluruh dunia, mengutip dari independent.co.uk. Dengan kecenderungan orang untuk membuang produk lama dan terus membeli produk baru, hal ini lantas menciptakan masalah limbah elektronik global.

Praktik daur ulang plastik, kaca, dan logam telah menjadi hal yang dinormalisasi. Namun, pemikiran untuk gerakan daur ulang barang elektronik masih jarang terdengar. Jika limbah elektronik tidak didaur ulang dengan benar, hal ini dapat menyebabkan kontaminasi udara, tanah, dan air, yang pada akhirnya dapat memengaruhi manusia dan satwa liar. 80% limbah elektronik dunia masih ada, sementara hanya 20% saja yang didaur ulang setiap tahunnya, mengutip compareandrecycle.co.uk.

Hal yang lebih disayangkan adalah kenyataan bahwa sebagian besar elektronik konsumen ini dapat digunakan kembali atau dalam kondisi kerja yang sempurna. Sebagian besar perangkat seperti ponsel, laptop, memory stick, TV, tablet, dan baterai berakhir di tempat pembuangan sampah dan berkontribusi pada polusi udara dan air.

Meminimalkan limbah elektronik merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga lingkungan agar tetap aman.

1. Jual Perangkat Elektronik Lama
2. Donasikan Barang Elektronik Lama
3. Mendaur Ulang dan Membuang Limbah Elektronik dengan Benar
4. Menjaga Keawetan Barang Elektronik
5. Berpikir Dua Kali Sebelum Membeli atau Memperbarui Perangkat Elektronik
6. Menyimpan Data Secara Online
7. Beli Barang Elektronik Hemat Energi
8. Memperbaiki Barang Elektronik yang Rusak
9. Sewa Alat Elektronik Daripada Membeli
10. Sebarkan Informasi Mengenai Bahaya Sampah Elektronik

Mengutip get-green-now.com, bahaya kerusakan lingkungan yang disebabkan pembuangan limbah elektronik yang tidak tepat dapat diurai dalam waktu singkat adalah sebagai berikut:

Polusi Udara:
Pembakaran kabel melepaskan hidrokarbon di atmosfer.

Polusi Air:
Perangkat elektronik mengandung logam beracun seperti merkuri, timbal, dan litium, yang jika dibuang secara tidak benar, akan bercampur dengan kolam, danau, dan air tanah. Masyarakat yang secara langsung bergantung pada sumber air tersebut kemudian mengonsumsinya tanpa disadari. Logam berat ini berbahaya bagi semua makhluk hidup.

Polusi Tanah:
Logam berat ini memasuki rantai makanan karena diserap oleh tanaman dari tanah. Logam-logam ini tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga kemudian dikonsumsi oleh makhluk hidup lainnya, menyebabkan rantai makanan yang beracun.

Sumber :
https://m.merdeka.com